Inilah Kronologis Lengkap Penangkapan dan Pengakuan Pembelian Narkoba yang Ditunggu-tunggu dari seorang Anak Jeremy Thomas.

Axel Matthew Thomas

Penggerebekan Axel Matthew Thomas

Sebelumnya, Matthew dan temannya ditemukan oleh anggota kepolisian satuan narkoba Polresta bandara soekarno-hatta secara bersamaan. Jeremy kaget karena Matthew dianiaya dan sebelumnya sempat melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polda Metro Jaya pada tanggal 15 Juli 2017 hari Sabtu. Yang dianggap perlakuan yang tidak manusiawi yang telah dilakukan oknum Kepolisian dan akhirnya Jeremy melaporkan oknum tersebut ke Propam Mabes Polri

Kejadian awal

Anak laki-laki Jeremy Thomas yaitu Axel Matthew Thomas kini berstatus sebagai tersangka dalam kasus narkoba. Sang ayah Jeremy Thomas pun langsung bertanya kepada Matthew benarkah putranya yang sekarang berumur 19 tahun itu telah menggunakan narkoba. Dan ternyata Axel Matthew Thomas pun mengakui kalau dia sudah melakukan sebuah transaksi, tapi belum jelas Apakah transaksi tersebut merupakan transaksi pembelian narkoba atau pembelian baju seperti yang selama ini di disangka oleh Jeremy.

Penganiayaan yang dialami oleh Matthew diduga terjadi setelah Matthew berkomunikasi dengan Dimitri sehingga Ada dugaan bahwa Matthew dijebak oleh Dimitri. Dimitri merupakan teman Matthew sejak kecil, bahkan orangtua Dimitri juga akrab dengan orangtua Matthew. Di dalam WhatsApp, Matthew diarahkan oleh Dimitri menuju ke tempat kejadian bahkan ada bukti chatnya, jika seandainya itu benar maka Dimitri bukanlah anak yang baik karena menjerumuskan temannya sendiri dalam masalah. Begitu kata Jeremy.

Proses BAP Matthew

Pada saat Jeremy ditemui di rspi dia menjelaskan bahwa ternyata Matthew memang telah melakukan transfer ke temannya itu Dimitri dari adanya bukti dichat. Saat ini juga masih terus menggali informasi lebih dalam melalui BAP yang akan dilakukan di Polres Bandara Soekarno Hatta dari keterangan Matthew dan temannya.

Sebagai orang tua, Jeremy akan selalu mendampingi Matthew sampai masalah ini tuntas, saat ini kasus sudah menyebar kemana-mana sehingga Jeremy dan keluarga akan menemaninya supaya berjalan lebih kondusif dan lancar dengan harapan kasus ini segera selesai dan ada pilihan yang baik buat keluarga Jeremy

Jeremy memberi informasi bahwa dimitri juga memiliki usaha jualan online, yang diketahui Jeremy soal bukti transfer sejumlah satu setengah juta rupiah ke dimitri itu untuk membeli kaos yang bermerek suprem. Namun dari pihak kepolisian menjadikan bukti transfer tersebut sebagai alat bukti dan saat ini pihak kepolisian memeriksa lebih dalam riwayat percakapan Matthew dan temannya melalui aplikasi WhatsApp saat melakukan BAP.

Saat ini Jeremy thomas akan menyerahkan semuanya kepada pihak Kepolisian karena meyakini polisi tidak akan terburu-buru dalam melakukan pendalaman masalah ini.

Untuk menjalani berita acara perkara, penjemputan Matthew dilakukan penyidik dan petugas Polresta bandara soekarno-hatta di rspi. Saat penjemputan Matthew dikawal oleh 4 laki-laki berbadan besar yang diketahui sebagai polisi Bandara Soekarno Hatta.
Saat dijemput polisi Matthew memakai jaket hitam dan menggunakan masker hijau muda. Jeremy selalu menemani Matthew berjalan di samping kanannya. Saat itu terlihat Matthew ketakutan waktu berjalan ke mobil petugas Kepolisian dan tampak Jeremy memeluk Matthew. Matthew dijemput dari Rumah Sakit Pondok Indah menggunakan mobil Suzuki APV pukul 19.30 WIB. Matthew dinyatakan sebagai tersangka atas penyalahgunaan psikotropika jenis happy five oleh polda Metro Jaya hari Selasa 18 Juli 2017. Tempat terjadinya Kejadian ini di hotel kristal jakarta Selatan di daerah Cilandak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright dumpchrisdodd.com 2017
Tech Nerd theme designed by FixedWidget